Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-76 Rumkit Tk III 04.06.04 Slamet Riyadi Surakarta, dilaksanakan kegiatan screening Bakti Sosial Operasi Katarak sebagai bentuk kepedulian rumah sakit dalam meningkatkan kualitas kesehatan mata masyarakat.
Tampak pada gambar, petugas kesehatan melakukan proses registrasi dan pemeriksaan awal kepada peserta yang mengikuti screening. Setiap peserta menjalani pendataan dan seleksi medis untuk memastikan kelayakan mengikuti tindakan operasi katarak sesuai indikasi klinis.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Rumkit Tk III 04.06.04 Slamet Riyadi Surakarta dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui bakti sosial kesehatan, khususnya dalam upaya mengembalikan kualitas penglihatan dan meningkatkan kualitas hidup para penderita katarak.
Rumkit TK III 04.06.04 Slamet Riyadi Surakarta melaksanakan kegiatan Survei Penilaian Akreditasi secara luring oleh Tim Surveior LAFKI. Kegiatan diawali dengan penyambutan dan pendampingan Tim Surveior di lingkungan rumah sakit, yang turut diikuti oleh jajaran manajemen serta tenaga kesehatan dan staf rumah sakit.
Kegiatan survei ini merupakan bagian dari proses penilaian mutu dan pemenuhan standar akreditasi rumah sakit. Melalui pelaksanaan survei secara langsung, Tim Surveior melakukan penilaian terhadap berbagai aspek pelayanan, manajemen, keselamatan pasien, serta penerapan standar mutu di Rumkit TK III 04.06.04 Slamet Riyadi.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran rumah sakit semakin berkomitmen dalam meningkatkan mutu pelayanan, keselamatan pasien, dan profesionalisme, sehingga dapat memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat.
Dalam meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas pelaksanaan tugas serta pengelolaan program kerja, dilaksanakan Audit Kinerja Itdam IV/Diponegoro Periode III TA. 2026. Kegiatan audit berlangsung melalui pemeriksaan dan evaluasi terhadap pelaksanaan administrasi, program kerja, serta penggunaan sumber daya di lingkungan satuan.
Kegiatan diikuti oleh tim auditor dan personel terkait dengan penuh keseriusan dan keterbukaan. Melalui audit kinerja ini diharapkan dapat diperoleh gambaran objektif mengenai pelaksanaan kegiatan, sekaligus menjadi bahan evaluasi dan perbaikan guna mewujudkan tata kelola organisasi yang semakin tertib, efektif, transparan, dan akuntabel.
Dalam rangka pelaksanaan Kegiatan Dalproggar TNI AD TA. 2026, Rumkit Tk III 04.06.04 Slamet Riyadi menerima kunjungan Tim Dalproggar TNI AD untuk melaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja serta anggaran satuan. Pada gambar terlihat proses pendalaman data melalui sesi wawancara dan verifikasi dokumen antara Tim Dalproggar dengan personel rumah sakit guna memastikan kesesuaian pelaksanaan program, administrasi, serta pengelolaan anggaran sesuai ketentuan yang berlaku.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, akuntabilitas, dan transparansi dalam pelaksanaan program kerja dan penggunaan anggaran, sehingga mendukung optimalisasi pelayanan kesehatan di Rumkit Tk III 04.06.04 Slamet Riyadi serta terwujudnya tata kelola organisasi yang profesional dan berkualitas.
RST Slamet Riyadi Surakarta menghadirkan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh informasi layanan rumah sakit melalui pemindaian (scan) QR Code yang tersedia. Dengan sekali scan, masyarakat dapat mengakses berbagai informasi penting mengenai layanan kesehatan, alur pelayanan, jadwal, serta informasi lainnya secara cepat, praktis, dan mudah diakses kapan saja.
Melalui inovasi digital ini, RST Slamet Riyadi Surakarta terus berkomitmen memberikan pelayanan yang informatif, efektif, dan berorientasi pada kemudahan akses informasi bagi seluruh pasien, keluarga pasien, maupun masyarakat luas. Silakan pindai QR Code untuk mendapatkan informasi lengkap seputar layanan RST Slamet Riyadi Surakarta.
https://drive.google.com/drive/folders/1eboTmWbLVvp676wOnL4-5UvmpxbkDHUB
Kegiatan Pelatihan Penanganan Kegawatan Maternal dan Neonatal dilaksanakan melalui simulasi praktik menggunakan manekin sebagai media pembelajaran. Dalam kegiatan ini, para tenaga kesehatan memperoleh pembekalan mengenai langkah-langkah penanganan kondisi kegawatdaruratan pada ibu hamil, ibu bersalin, serta bayi baru lahir secara cepat, tepat, dan sesuai standar pelayanan.
Simulasi meliputi praktik penanganan persalinan emergensi, stabilisasi kondisi ibu dan bayi, serta koordinasi tim dalam menghadapi situasi kritis. Melalui pelatihan ini diharapkan kompetensi tenaga kesehatan semakin meningkat sehingga mampu memberikan pelayanan yang optimal, menurunkan risiko komplikasi, serta mendukung upaya peningkatan keselamatan ibu dan bayi dalam setiap proses pelayanan kesehatan.
Kegiatan edukasi dan koordinasi mengenai Kontrasepsi IUD dan Implant Pasca Persalinan yang diikuti oleh tenaga kesehatan di ruang rapat rumah sakit. Kegiatan ini membahas pentingnya pemberian konseling kepada ibu hamil dan ibu pasca persalinan mengenai pilihan kontrasepsi jangka panjang, khususnya IUD dan implant, sebagai upaya mendukung program Keluarga Berencana (KB) serta menurunkan angka kehamilan yang tidak direncanakan. Melalui diskusi dan pemaparan materi, peserta diharapkan mampu meningkatkan kompetensi dalam memberikan pelayanan kontrasepsi pasca persalinan yang aman, efektif, dan berkualitas kepada masyarakat.
# Pembukaan Poli Vaksinasi Internasional di RS Slamet Riyadi
**Surakarta** – RS Slamet Riyadi resmi membuka **Poli Vaksinasi Internasional** sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan ke luar negeri maupun membutuhkan vaksinasi sesuai ketentuan internasional.
Pembukaan Poli Vaksinasi Internasional ini bertujuan untuk memberikan layanan vaksinasi yang aman, mudah, dan sesuai dengan standar pelayanan kesehatan. Kehadiran layanan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, pelajar, pekerja, jamaah ibadah, maupun pelaku perjalanan internasional yang memerlukan vaksin tertentu sebagai persyaratan perjalanan ke negara tujuan.
Selain pemberian vaksin, Poli Vaksinasi Internasional juga menyediakan layanan konsultasi kesehatan sebelum perjalanan (*travel health consultation*), edukasi mengenai pencegahan penyakit menular, serta informasi mengenai persyaratan vaksinasi sesuai dengan ketentuan negara tujuan.
Kepala Rumah Sakit menyampaikan bahwa pembukaan layanan ini merupakan bagian dari upaya RS Slamet Riyadi dalam meningkatkan mutu pelayanan dan memberikan akses layanan kesehatan yang lebih lengkap kepada masyarakat.
"Dengan hadirnya Poli Vaksinasi Internasional, kami berharap masyarakat dapat memperoleh pelayanan vaksinasi yang cepat, aman, dan profesional sehingga dapat melakukan perjalanan ke luar negeri dengan lebih tenang serta memenuhi persyaratan kesehatan yang berlaku," ujarnya.
Pelayanan Poli Vaksinasi Internasional didukung oleh tenaga kesehatan yang kompeten serta fasilitas yang memadai dengan mengutamakan keselamatan pasien dan kualitas pelayanan. Rumah sakit juga terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang sesuai dengan standar dan regulasi yang berlaku.
Melalui pembukaan Poli Vaksinasi Internasional ini, RS Slamet Riyadi berharap dapat menjadi salah satu fasilitas pelayanan kesehatan yang mendukung kebutuhan masyarakat dalam menghadapi mobilitas global, sekaligus berkontribusi dalam upaya pencegahan penyebaran penyakit melalui program imunisasi yang berkualitas.
Surakarta – Rumah Sakit Tk. III Slamet Riyadi Surakarta menghadirkan layanan Medical Check Up (MCU) Psikologi sebagai salah satu bentuk komitmen dalam mendukung masyarakat yang akan mengikuti berbagai proses seleksi, seperti penerimaan TNI, Polri, sekolah kedinasan, maupun perguruan tinggi yang mensyaratkan tes psikologi.
Layanan MCU Psikologi dirancang untuk membantu peserta memperoleh pemeriksaan psikologi yang profesional, objektif, dan sesuai dengan standar yang berlaku. Pemeriksaan dilakukan oleh tenaga psikologi yang berpengalaman, sehingga hasil pemeriksaan dapat menjadi gambaran kemampuan kognitif, kepribadian, serta potensi individu dalam menghadapi tahapan seleksi.
Layanan ini didukung oleh Konsulen Psikologi Mayor Caj (K) Wahyu Apriliyanti, S.Psi., M.Psi., Psikolog dan Tester Psikologi Nur Wijayanti, S.Psi., yang berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dengan mengedepankan profesionalisme, akurasi, dan kenyamanan peserta.
Untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat, RS Tk. III Slamet Riyadi menyediakan beberapa pilihan paket layanan, yaitu:
Paket Perwira/Kuliah Kedinasan : Rp300.000
Paket Bintara : Rp250.000
Paket Tamtama : Rp200.000
Pelayanan MCU Psikologi dibuka setiap hari Selasa dan Kamis, pukul 08.00–12.00 WIB, sehingga peserta dapat menyesuaikan jadwal pemeriksaan dengan kebutuhan seleksi yang akan diikuti.
Melalui layanan ini, Rumah Sakit Tk. III Slamet Riyadi berharap dapat menjadi mitra terpercaya bagi masyarakat dalam mempersiapkan diri menghadapi proses seleksi. Dengan pemeriksaan psikologi yang berkualitas, peserta diharapkan lebih siap dalam meraih cita-cita dan masa depan yang gemilang.
"Persiapkan diri sejak dini untuk meraih masa depan esok hari."
Untuk informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran dan persyaratan layanan MCU Psikologi, masyarakat dapat menghubungi Rumah Sakit Tk. III Slamet Riyadi Surakarta melalui media sosial resmi atau datang langsung ke rumah sakit pada jam pelayanan.
Selamat Datang di Rumah Sakit Tk.III Slamet Riyadi Surakarta.
Demi kenyamanan pasien berikut kami sampaikan jam kunjungan pasien di RST Slamet Riyadi sebagai berikut :
PAGI : 10.00–12.00 WIB
SIANG :16.00–19.00 WIB
Mohon:
1.Membatasi jumlah pengunjung.
2.Menjaga ketenangan selama berada di ruang perawatan.
3.Mencuci tangan sebelum dan sesudah berkunjung.
Terima kasih atas pengertian dan kerja samanya. Semoga pasien lekas pulih.
Kegiatan Penyuluhan Hukum yang diselenggarakan oleh Kumdam IV/Diponegoro diikuti oleh jajaran tenaga kesehatan dan pegawai rumah sakit. Kegiatan berlangsung di aula dengan menghadirkan narasumber dari Kumdam IV/Diponegoro yang memberikan materi mengenai pemahaman hukum, peningkatan kesadaran hukum, serta penerapan ketentuan hukum dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Peserta mengikuti kegiatan dengan antusias sebagai upaya meningkatkan profesionalisme, kedisiplinan, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dalam lingkungan kerja.
Tim Akreditasi Rumah Sakit mengikuti kegiatan akreditasi secara daring melalui video conference yang berlangsung di ruang rapat. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran manajemen, kepala unit, dan staf terkait untuk memaparkan berbagai dokumen, kebijakan, serta implementasi standar pelayanan rumah sakit kepada surveior.
Melalui proses akreditasi daring ini, rumah sakit menunjukkan komitmennya dalam menjaga mutu pelayanan, keselamatan pasien, serta peningkatan kualitas layanan kesehatan yang berkesinambungan. Seluruh peserta mengikuti sesi dengan aktif, melakukan presentasi, diskusi, dan verifikasi dokumen sebagai bagian dari penilaian akreditasi.
Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam upaya rumah sakit untuk memenuhi standar akreditasi nasional dan mewujudkan pelayanan kesehatan yang profesional, aman, bermutu, serta berorientasi pada kebutuhan pasien.
Peningkatan Kompetensi Petugas dalam Pelayanan Kesehatan Jiwa dan Penanganan Pasien Berisiko Bunuh Diri
Dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, dilaksanakan kegiatan sosialisasi dan pembekalan mengenai Pelayanan Kesehatan Jiwa serta Penanganan Pasien dengan Risiko Bunuh Diri kepada tenaga kesehatan dan petugas terkait. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman peserta dalam melakukan deteksi dini, asesmen risiko, komunikasi terapeutik, serta tata laksana yang tepat bagi pasien dengan gangguan kesehatan jiwa maupun pasien yang memiliki risiko bunuh diri.
Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan materi mengenai standar pelayanan, prosedur penanganan kasus, serta pentingnya kolaborasi antarprofesi dalam memberikan pelayanan yang aman, efektif, dan berorientasi pada keselamatan pasien. Diharapkan seluruh petugas mampu meningkatkan kewaspadaan, memberikan dukungan yang tepat, serta menciptakan lingkungan pelayanan yang responsif terhadap kebutuhan kesehatan jiwa masyarakat.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi pemaparan materi dan diskusi, sehingga peserta dapat berbagi pengalaman serta memperkuat kompetensi dalam menghadapi berbagai kasus kesehatan jiwa di fasilitas pelayanan kesehatan.
Komite Keperawatan Gelar Rekredensial Perawat dan Bidan PK 2
Surakarta, 3 Juni 2026 – Komite Keperawatan Rumah Sakit Tk. III 04.06.04 Slamet Riyadi melaksanakan kegiatan Rekredensial Perawat dan Bidan PK 2 sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pelayanan dan pengembangan profesional tenaga keperawatan.
Kegiatan diawali dengan pengarahan kepada peserta mengenai tahapan dan mekanisme rekredensial. Selanjutnya, peserta mengikuti proses penilaian kompetensi melalui telaah dokumen, wawancara, serta uji keterampilan klinis sesuai bidang masing-masing. Penilaian dilakukan oleh tim asesor yang ditunjuk untuk memastikan tenaga keperawatan dan kebidanan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kewenangan klinis yang diberikan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh perawat dan bidan dapat mempertahankan serta meningkatkan kompetensi profesionalnya sehingga mampu memberikan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Rekredensial merupakan salah satu bentuk komitmen Rumah Sakit Tk. III 04.06.04 Slamet Riyadi dalam menjaga standar pelayanan kesehatan serta mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan profesional.
Motto 5S yang terdiri dari Senyum, Sapa, Sopan, Sentuh, dan Sembuh merupakan landasan penting dalam memberikan pelayanan kesehatan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada kepuasan serta keselamatan pasien. Motto ini tidak hanya menjadi slogan, tetapi juga harus diwujudkan dalam perilaku nyata seluruh tenaga kesehatan dan staf rumah sakit dalam setiap interaksi dengan pasien maupun keluarga pasien.
Senyum adalah langkah awal yang sederhana namun memiliki dampak besar. Senyum yang tulus dari petugas kesehatan mampu memberikan rasa nyaman, menenangkan kecemasan, dan membangun kepercayaan pasien sejak pertama kali datang. Dalam kondisi sakit, pasien seringkali merasa takut dan khawatir, sehingga senyuman menjadi bentuk empati yang mampu menciptakan suasana yang lebih hangat dan bersahabat.
Sapa merupakan bentuk komunikasi awal yang menunjukkan kepedulian dan perhatian. Menyapa pasien dengan ramah, menggunakan bahasa yang santun, serta menyebut nama pasien dengan benar dapat membuat pasien merasa dihargai sebagai individu. Sapa yang baik juga membuka ruang komunikasi yang efektif antara tenaga kesehatan dan pasien, sehingga informasi yang dibutuhkan dapat tersampaikan dengan jelas.
Sopan adalah cerminan etika dan profesionalisme dalam pelayanan. Bersikap sopan berarti menghormati pasien tanpa memandang latar belakang, usia, maupun kondisi sosialnya. Sikap ini tercermin dalam tutur kata, bahasa tubuh, serta cara memberikan pelayanan yang tidak terburu-buru dan penuh perhatian. Kesopanan juga menciptakan lingkungan pelayanan yang nyaman dan penuh rasa saling menghargai.
Sentuh memiliki makna yang lebih dalam, tidak hanya secara fisik tetapi juga emosional. Sentuhan yang diberikan dengan penuh empati, seperti membantu pasien, memberikan dukungan, atau sekadar menggenggam tangan pasien, dapat memberikan kekuatan dan ketenangan. Sentuh menunjukkan bahwa tenaga kesehatan hadir tidak hanya sebagai pemberi layanan medis, tetapi juga sebagai pendamping yang peduli terhadap kondisi pasien secara menyeluruh.
Sembuh adalah tujuan utama dari seluruh rangkaian pelayanan. Namun, sembuh tidak hanya dimaknai sebagai pulihnya kondisi fisik, tetapi juga mencakup kesehatan mental dan emosional pasien. Dengan menerapkan prinsip Senyum, Sapa, Sopan, dan Sentuh secara konsisten, proses penyembuhan pasien dapat berjalan lebih optimal karena pasien merasa diperhatikan, dihargai, dan didukung.
Dengan demikian, motto 5S menjadi pedoman penting dalam menciptakan pelayanan kesehatan yang berkualitas. Penerapan nilai-nilai ini secara konsisten akan meningkatkan kepuasan pasien, memperkuat citra positif rumah sakit, serta mendukung terciptanya pelayanan yang berfokus pada kemanusiaan. Motto 5S bukan hanya sekadar kata-kata, tetapi merupakan budaya kerja yang harus tertanam dalam setiap individu di lingkungan pelayanan kesehatan.
Koordinasi dan Evaluasi Pelayanan CSSD untuk Peningkatan Mutu Layanan
Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan sterilisasi alat kesehatan, tim Central Sterile Supply Department (CSSD) mengikuti kegiatan rapat koordinasi dan evaluasi yang dilaksanakan di ruang pertemuan rumah sakit. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran manajemen, perwakilan unit pelayanan, serta tim terkait guna membahas standar operasional, keselamatan pasien, dan efektivitas proses sterilisasi.
Pada kesempatan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan materi mengenai peningkatan mutu pelayanan, penguatan kerja sama antarunit, serta evaluasi capaian kinerja CSSD. Diskusi interaktif juga dilakukan untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi serta merumuskan langkah-langkah perbaikan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh petugas CSSD dapat terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan sterilisasi yang aman, efektif, dan sesuai standar, sehingga mendukung terwujudnya pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi pasien.
Pelatihan Service Excellence Tingkatkan Kualitas Pelayanan Prima
Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, sejumlah pegawai mengikuti kegiatan pelatihan Service Excellence yang diselenggarakan di ruang rapat instansi. Kegiatan ini menghadirkan pemateri yang memberikan materi mengenai pentingnya komunikasi efektif, sikap profesional, serta penerapan standar pelayanan prima dalam setiap interaksi dengan pengguna layanan.
Peserta tampak antusias mengikuti sesi pemaparan dan diskusi yang membahas berbagai strategi untuk meningkatkan kepuasan pelanggan, membangun citra positif organisasi, serta menciptakan budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan. Melalui pelatihan ini, diharapkan seluruh peserta dapat mengimplementasikan prinsip-prinsip Service Excellence dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sehingga pelayanan yang diberikan semakin cepat, tepat, ramah, dan berkualitas.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata organisasi dalam memperkuat kompetensi sumber daya manusia serta mewujudkan pelayanan publik yang profesional, responsif, dan berintegritas.
Service Excellent di rumah sakit adalah konsep pelayanan prima yang bertujuan memberikan kepuasan maksimal kepada pasien dengan memenuhi bahkan melampaui harapan mereka. Ini mencakup sikap profesional, ramah, responsif, cepat, dan efisien dari seluruh staf, baik petugas medis maupun non-medis, untuk menciptakan pengalaman yang memuaskan secara medis maupun emosional bagi pasien.
Rumah Sakit Tk.III 04.06.04 Slamet Riyadi dalam rangka pembangunan Zona Integritas memiliki motto yang menjadi slogan dan panduan dalam melaksanakan tugas sehari-hari dan pelayanan kepada pasien, sehingga bisa menjadikan motivasi dan berpengaruh terhadap budaya kerja Rumah Sakit Tk.III 04.06.04 Slamet Riyadi. Motto Rumah Sakit Tk.III 04.06.04 Slamet Riyadi adalah Senyum, Sapa, Sopan, Sentuh, Sembuh.
Sebagai institusi kesehatan yang berdedikasi tinggi, Rumah Sakit Tk. III Slamet Riyadi Surakarta percaya bahwa kualitas pelayanan tidak hanya diukur dari kecanggihan alat medis, tetapi dari senyum dan kepuasan yang dirasakan oleh pasien. Memasuki akhir tahun, kami dengan bangga dan rendah hati mempublikasikan Hasil Survei Kepuasan Pasien.
Sepanjang tahun 2025, RS Tk. III Slamet Riyadi Surakarta terus berkomitmen untuk menjaga integritas dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Berdasarkan hasil survei periodik yang dilakukan pada Triwulan 1 hingga Triwulan 4, Hasil survei ini telah kami transformasikan menjadi instrumen evaluasi internal yang tajam. Setiap unit pelayanan telah diberikan arahan untuk segera melakukan perbaikan teknis berdasarkan masukan spesifik
Publikasi hasil survei ini juga merupakan bentuk apresiasi kami kepada Anda, para pasien dan keluarga, yang telah meluangkan waktu untuk memberikan penilaian objektif. Kerja sama ini memungkinkan kami untuk terus bertumbuh menjadi rumah sakit yang tidak hanya sigap dan disiplin, tetapi juga hangat dan penuh empati.